sungguh betapa lelahnya berjalan di jalan ini
Begitu banyak cemoohan, fitnah, dan bermacam kedzaliman
Begitu sulit diri bertahan, hanya sedikit kekuatan.
Sering aku merasa berat untuk terus melangkah
Ada saja penghalang dan rintangan
yang menghalangi jalan panjang ini.
Tak ada taman bunga atau
hamparan indah pasir pantai memutih
yang ada hanya hamparan karang terjal
dipenuhi Onak dan duri.
Ah…..
Betapa sulitnya hidup bersama penyeru kebaikan
yang hari-harinya di penuhi dengan berbagai amanah
tak ada waktu untuk sedikit beristirahat
Terkadang sering terbersit di benak ini untuk berhenti dan mundur
Menghindar dari semua masalah,
mencoba menyerah dari sebuah cobaan
Tapi..
tak ada gunanya aku mengeluh..
Lagipula aku tidak sendiri disini….
Begitu banyak Ikhwah di sekitarku
Bukankah aku ini orang yang terpilih?
Terpilih bersama orang-orang penyeru kebaikan
Karena tak semua orang dapat bertahan dalam barisan ini
Barisan Orang-orang yang
merindukan bertemu denganNYA
Ya Allah..
Begitu banyak kealpaan yang aku lakukan
Betapa aku tak pandai bersyukur
Sungguh, Begitu banyak nikmat-Mu yang aku dustakan
Betapa seringnya diri ini mengeluh
Mengeluh dengan alasan lelah, tak mampu,
Kekecewaan yang tak beralasan
Padahal Rasul-Mu dan orang-orang terdahulu
Mendapati cobaan yang lebih dari pada ini.
Ya Rabb..
yang jiwa ini dalam Genggaman-Nya
Teguhkanlah Hati ini
Kuatkanlah ikatan-ikatan ini
Jadikan peluh dan lelah ini menjadi
Sesuatu yang bisa kami persembahkan
Ketika bertemu dengan-Mu
Di Jannah Firdausi….
Amin Ya Allah.
Ibnu Rauf
Rumah peradaban
30|6|2012, 11.10 Wib
Ketika api peluh disirami sejuknya Ukhuwah
Saturday, June 30, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



2 comments:
Subhanallah. Mantapks :-)
Alhamdulillah, Jzk :)
Post a Comment